NOVEL · Indonesia

Toko Roti Pagi Hari · Undangan 612

Ye Shu mengundang Gu Xing untuk menghadiri sesi uji coba memanggang di pagi hari dengan harapan mendapatkan evaluasi profesional, namun Gu Xing justru lebih dulu bertanya apakah ia ingin menjadikan memanggang sebagai pekerjaan atau tetap mempertahankannya sebagai minat pribadi. Ye Shu pun menyadari bahwa dirinya selama ini terdorong oleh angan-angan berwirausaha, padahal ia belum menyukai jadwal kerja yang kaku dan perhitungan biaya. Setelah keduanya bersama-sama menyelesaikan sejumlah sarapan sederhana, Ye Shu memutuskan untuk tetap membagikannya dalam lingkup kecil terlebih dahulu; undangan tersebut tidak berujung pada dorongan untuk membuka toko, melainkan menemukan arah yang lebih sesuai dengan kehidupannya sendiri.

Story preview · Full chapters are not available for this title yet.

More stories from the bookshelf

Browse all novels ↗
Toko Buku Selepas Hujan · Janji 613STORY PREVIEW

NOVEL · Indonesia

Toko Buku Selepas Hujan · Janji 613

An Qing dan Mo Zhou berjanji untuk memeriksa lembar demi lembar peta tua di toko buku selepas hujan, tetapi saat sampai pada sebuah gang yang telah lenyap, dua narasumber memberikan lokasi yang saling bertolak belakang.

Explore this story ↗
Bus Terakhir · Janji 614STORY PREVIEW

NOVEL · Indonesia

Bus Terakhir · Janji 614

Shen Rui dan Jiang Yuan berjanji untuk naik bus terakhir seminggu sekali guna menempuh seluruh rute, tetapi setelah pengumuman penghapusan dan penggabungan rute muncul, keduanya ingin menyusuri rute tersebut sekali lagi

Explore this story ↗
Kafe yang Tenang · Janji 615STORY PREVIEW

NOVEL · Indonesia

Kafe yang Tenang · Janji 615

Lin Chu setuju untuk memandu sesi membaca naskah sebulan sekali di kafe, tetapi setelah pekerjaannya mendadak sangat sibuk, dia mulai mengulang topik lama; Yu Yan khawatir kegiatan ini menguras sisa waktu istirahatnya. K

Explore this story ↗
Pameran Akhir Pekan · Janji 616STORY PREVIEW

NOVEL · Indonesia

Pameran Akhir Pekan · Janji 616

Wen Ning dan Song Yue berjanji untuk tidak bekerja sama lagi setelah pameran akhir pekan berakhir, tetapi ketika pengunjung terakhir pergi, sebuah karya instalasi tersangkut di kusen pintu, memaksa keduanya bekerja sama

Explore this story ↗
Toko Bunga di Sudut Jalan · Janji 617STORY PREVIEW

NOVEL · Indonesia

Toko Bunga di Sudut Jalan · Janji 617

He Qing berjanji untuk merawatkan sebuah anggrek tua yang sulit dipelihara untuk Xu Lin; beberapa bulan kemudian tanaman itu tidak berbunga, dan dia khawatir telah mengecewakan kepercayaan tersebut sehingga berniat mengg

Explore this story ↗
Ruang Tamu di Bawah Lampu · Janji 618STORY PREVIEW

NOVEL · Indonesia

Ruang Tamu di Bawah Lampu · Janji 618

Gu Yi dan Cheng Yuan berjanji untuk meluangkan satu malam dalam seminggu di ruang tamu tanpa menyalakan layar; awalnya mereka menyiapkan permainan dan topik obrolan dengan cermat, tetapi setelah beberapa kali, keduanya m

Explore this story ↗