NOVEL · Indonesia
Bab lanjutan yang ada dari "Cabang Jinling dari Balai Abadi Yude" menceritakan Nyonya Xiao kembali ke halaman dalam, lalu Xiao Siwei memberitahunya bahwa beberapa pangeran telah tiba. Ia pergi ke Paviliun Cuiyan dan mendapati Xiao Yuruo sedang bermain catur melawan Pangeran Fu, dengan banyak orang berkumpul di sekitarnya. Materi yang ada hanya dapat mengonfirmasi adegan serta tokoh yang hadir ini; alasan lengkap kunjungan dan keterkaitannya dengan bagian cerita sebelumnya masih belum memiliki konteks.
Story preview · Full chapters are not available for this title yet.
NOVEL · Indonesia
Chu Qingyun berasal dari Perguruan Yutu yang cukup ternama. Setelah sang guru wafat, istri gurunya, He Shulan, untuk sementara bertindak sebagai ketua perguruan. Berbekal ilmu bela diri dan hubungan antarpribadi yang ter
Explore this story ↗NOVEL · Indonesia
Tao Rong menyewa seseorang untuk memperbaiki lemari tua di ruang tamunya; orang yang datang adalah Song Yue, rekan kerjanya yang hilang kontak setelah kegagalan bisnis rintisan mereka, dan di bagian dalam pintu lemari ma
Explore this story ↗NOVEL · Indonesia
Xie Wanqing dan Lin Yuchen saling mengenal sejak masa SMA, lalu berada di provinsi yang berbeda setelah melanjutkan pendidikan. Panggilan video dan pertemuan yang awalnya rutin perlahan-lahan terganggu oleh kesibukan hid
Explore this story ↗NOVEL · Indonesia
Saat mempersiapkan pemutaran film ramah disabilitas di bioskop tua, Ye Qing kembali menghubungi He Nan; pada kerja sama sebelumnya, keduanya putus kontak akibat cara penanganan satu baris takarir. Kali ini mereka perlu b
Explore this story ↗NOVEL · Indonesia
Hati Qin Keqing merasa gundah, lalu keluar dari kamar menuju taman belakang untuk menenangkan pikiran, namun ia dihentikan oleh Jia Zhen dan Jia Rong. Mereka mendekatinya dengan topik mengundang makan serta silaturahmi a
Explore this story ↗NOVEL · Indonesia
Saat membuka tumpukan kemasan lama di pagi hari di toko roti, Yin He menemukan bahwa pola kecil yang ditinggalkan Shu Yuan masih tercetak di atasnya, dan perancang ini kebetulan kembali ke kota untuk mencari sampel karya
Explore this story ↗