NOVEL · Indonesia
Setelah sebuah pertarungan di Kota Luoxia, turbulensi energi spiritual masih tersisa di antara puing-puing, di mana Mo Renju menghadapi api murni Yang yang belum padam. Fragmen yang ada berpusat pada medan pertempuran dan benturan kekuatan kultivasi, menampilkan situasi tegang di antara kedua belah pihak. Sinopsis ini hanya mencakup bagian yang terlihat, serta tidak menganggap masa lalu tokoh atau kemenangan akhir sebagai fakta yang telah terkonfirmasi.
Story preview · Full chapters are not available for this title yet.
NOVEL · Indonesia
Qi Ning ingin menyatakan perasaan kepada Fang Mo saat memberikan sambutan pembukaan pameran di akhir pekan, tetapi setelah melihat kegelisahan pihak lain terhadap perhatian publik, ia memutuskan untuk menghapus bagian ya
Explore this story ↗NOVEL · Indonesia
Shu Rui menerima foto-foto lama yang disodorkan oleh Wen Cen di ruang tamu di bawah cahaya lampu, salah satu bagian belakangnya bertuliskan rasa suka, namun ia ingin memastikan terlebih dahulu apakah Wen Cen hanya sekada
Explore this story ↗NOVEL · Indonesia
Di stasiun sebelum perpisahan, Chen Zhi memberi tahu Yu Zhou bahwa ia pernah menyukainya; mengatakannya sekarang adalah untuk mengakhiri penantian, bukan berharap Yu Zhou segera membeli tiket dan ikut pergi bersamanya. Y
Explore this story ↗NOVEL · Indonesia
Di dalam bus terakhir, Lin Lan bertemu dengan Zhou Yu yang pernah diingkari janjinya olehnya; Lin Lan mengira sebuah permintaan maaf bisa langsung memulihkan kebiasaan bepergian bersama, namun Zhou Yu mengatakan bahwa ha
Explore this story ↗NOVEL · Indonesia
Di pameran akhir pekan, Xu Yin mendapati bahwa keterangan foto telah dipotong, lalu dengan marah menuntut agar karyanya ditarik dari pameran; Mo Bei kemudian menunjukkan naskah asli dan menjelaskan bahwa salah satu bagia
Explore this story ↗NOVEL · Indonesia
Ning Shu dan Xu Yuan merapikan kostum pentas di ruang tamu dan kembali berselisih karena sehelai pakaian lama yang rusak akibat diperbaiki; setelah lapisan dalamnya dibongkar, barulah mereka menyadari bahwa bahannya suda
Explore this story ↗