NOVEL · Indonesia

Bangku di Tepi Laut · Janji 223

An Wei dan Xu Yan berjanji untuk mengecat ulang bangku di tepi laut setiap tahun. Tahun ini mereka mendapati bahwa papan kayunya telah membusuk dari dalam, dan lapisan cat baru tidak lagi dapat menepati janji untuk terus menggunakannya. An Wei enggan melepas kenangan yang ditinggalkan bangku lama, sementara Xu Yan menyarankan penggantian setelah menunjukkan pemeriksaan struktural. Keduanya mempertahankan satu papan sandaran yang masih utuh, memasangnya di samping bangku baru lengkap dengan keterangan asal-usulnya, sehingga janji tersebut beralih dari mempertahankan benda yang sama menjadi terus merawat orang-orang yang datang ke tempat ini.

Story preview · Full chapters are not available for this title yet.

More stories from the bookshelf

Browse all novels ↗
Usai Pekan Raya Kelenteng, Dewi Panggung Menarikku ke Belakang Panggung yang SepiCHAPTERS AVAILABLE

NOVEL · 简体中文

Usai Pekan Raya Kelenteng, Dewi Panggung Menarikku ke Belakang Panggung yang Sepi

Su Wanzhao memerankan dewi di pekan raya dan belum menghapus riasan ketika penonton pergi. Jiang Heng kembali mengambil payung yang tertinggal, dan ia menariknya ke belakang panggung. Peti kostum, lampu rias, dan anak ta

Open the book ↗
Stasiun Menjelang Perpisahan · Janji 227STORY PREVIEW

NOVEL · Indonesia

Stasiun Menjelang Perpisahan · Janji 227

Ye Ting dan Zhou Lin berjanji untuk bertemu di stasiun setiap kali sebelum meninggalkan kota. Kali ini rombongan teater mendadak memajukan jadwal keberangkatan, sehingga ia harus segera memutuskan antara mengejar kendara

Explore this story ↗
Toko Roti di Pagi Hari · Janji 228STORY PREVIEW

NOVEL · Indonesia

Toko Roti di Pagi Hari · Janji 228

Lin He dan Gu Qing berjanji hanya menggunakan bahan lokal untuk membuat satu varian roti sarapan. Ketika pasokan bahan utama mendadak terputus padahal brosur promosi sudah dicetak, keduanya mulai berdebat apakah akan men

Explore this story ↗
Toko Buku Sehabis Hujan · Gema 229STORY PREVIEW

NOVEL · Indonesia

Toko Buku Sehabis Hujan · Gema 229

Saat toko buku memutar rekaman pembacaan lama sehabis hujan, Ye Ning mengenali suara Gu Yan, namun menyadari kalimat yang sering dikutipnya itu sesungguhnya merupakan improvisasi di tempat dan bukan teks asli dari buku.

Explore this story ↗
Menukar Matahari di Samudra HasratSTORY PREVIEW

NOVEL · Indonesia

Menukar Matahari di Samudra Hasrat

Lin Qingya mengurus urusan pameran dan penjualan di galeri seni. Asistennya, Xiao Wen, memberitahukan bahwa lukisan berjudul "Pasang Surut" akan diserahkan kepada pembeli esok sore; di sisi lain, Chen Mo mengirim pesan m

Explore this story ↗
Cinta Platonis Aku dan Istri CantikkuSTORY PREVIEW

NOVEL · Indonesia

Cinta Platonis Aku dan Istri Cantikku

Kehidupan pernikahan Gu Shuang dan suaminya memasuki tahap yang memerlukan komunikasi ulang. Sang suami meminta agar ia lebih banyak mengutarakan preferensi pribadinya, sementara Gu Shuang menyusun pikirannya di antara k

Explore this story ↗