NOVEL · Indonesia
Pertemuan komunitas film lawas yang disiapkan Ning Xi dibatalkan mendadak oleh Lu Cheng, dan kedua belah pihak saling menyalahkan sampai akhirnya pemeriksaan jadwal inspeksi kebakaran mengungkap bahwa konfirmasi akhir tempat tersebut belum pernah diselesaikan. Ning Xi memberikan penjelasan dan pengembalian dana kepada para pendaftar, sementara Lu Cheng mengakui bahwa janji lisannya telah menimbulkan ekspektasi yang keliru. Alih-alih terburu-buru mengadakan kembali acara yang sama, keduanya memilih menyelesaikan inspeksi tempat baru poin demi poin sebelum mengumumkan tanggal pasti, sehingga rekonsiliasi kali ini dapat diuji melalui eksekusi berikutnya.
Story preview · Full chapters are not available for this title yet.
NOVEL · Indonesia
Setelah jam kerja, Jiang Qing dan Song Shu menghitung uang tip restoran dan mendapati bahwa kekurangan dana bukan karena diambil diam-diam, melainkan akibat keterlambatan transfer platform pembayaran, membuat kecurigaan
Explore this story ↗NOVEL · Indonesia
Qin Zhi menghentikan Yu Xing di stasiun sebelum keberangkatan untuk mengembalikan uang jaminan, lalu baru menyadari bahwa kerusakan barang pameran yang mereka perdebatkan sebenarnya terjadi sebelum keberangkatan, dan cat
Explore this story ↗NOVEL · Indonesia
Toko roti menguji penjualan produk baru di pagi buta; Fang He dan Xu Jing bertengkar selama seminggu mengenai harga jual, hingga suatu penimbangan bahan baku yang sebenarnya mengungkap bahwa mereka sama-sama melewatkan k
Explore this story ↗NOVEL · Indonesia
Chu Man terbiasa mengatur hidupnya sendiri saat suaminya sibuk bekerja. Ia memutuskan untuk belajar berenang, lalu mengenal pelatih muda yang mengajarinya, hingga sesi latihan yang semula sekadar aktivitas sampingan perl
Explore this story ↗NOVEL · Indonesia
Ning Yue biasa menyiapkan materi pelajaran di kursi depan bus terakhir, sedangkan Cheng Xu selalu duduk di baris paling belakang untuk bekerja; keduanya menempuh rute yang sama selama setengah tahun namun hanya saling me
Explore this story ↗NOVEL · Indonesia
Ye Zhen mengirimkan buket bunga kering setiap minggu untuk Lu Qing guna memperpendek jarak hubungan jarak jauh mereka, tetapi saat suatu kali berkunjung, ia mendapati kotak-kotak hadiah itu tertumpuk rapi tanpa pernah se
Explore this story ↗